INFO GURU: SUARA SUMBANG DIRJEN DIKDASMEN KEMENDIKBUD UNTUK GURU HONORER

- 08.40

INFO GURU: SUARA SUMBANG DIRJEN DIKDASMEN KEMENDIKBUD UNTUK GURU HONORER

 
Ditengah - tengah hangatnya isu pengangktan guru honorer k2 serta guru bantu DKI, saat ini ditambah lagi
yang dengannya isu guru honorer non kategori yng akan menuntut bagi atau bisa juga dikatakan untuk diangkat menjadi cpns pula.
terdengangar bunyi sumbang dari bapak tercinta Dirjen Pendidikan Dasar serta Menengah KEMENDIKBUD, HAMID MUHAMAD. beliau Muhammad mengaku heran yang dengannya sikap guru honorer yng ngotot diangkat PNS, padahal kualitasnya rendah. Hal ini, akan membuat pemerintah susah menaikan mutu pendidikan di Indonesia.
“Mutu pendidikan di Indonesia ini masih keteter. Sekarang ditambah lagi dengan sikap guru honorer yang ngotot diangkat CPNS. Padahal mereka ini sudah dites dan tidak lulus,” kata Hamid dalam diskusi pendidikan, Rabu (23/9).
Dia? menambahkan, logiknya para guru honorer ini paham bagaimana dampak anak didik orang-orang bila kualitas tenaga pendidiknya rendah. Guru mempunyai kualitas tidak jelek alias bagus, akan gampang menyesuaikan keadaan disaat pemerintah mengganti kurikulum.
“Ganti kurikulum apapun kalau guru-gurunya mutu rendah tidak akan bisa meningkatkan mutu. Beda kalau gurunya bagus, gonta ganti kurikulum pasti bisa,” tegasnya.
Dia lagi-lagi menyatakan kekecawaanya terhadap sikap guru honorer yng tak lulus tes CPNS akan tetapi tetap ngeyel jadi PNS. “Kita sekarang diburu waktu untuk meningkatkan mutu. Bagaimana bisa mengeja, kalau yang sudah jelas-jelas tidak lulus maksa saja ingin menjadi PMS. Kita mau meningkatkan mutu atau menampung tenaga kerja,” serunya
sebetulnya, andai bicara mutu pendidikan, kita tak mampu cuma mengandalkan kompetensi guru, ada tidak sedikit faktor yng mempengaruhinya, baik dari sarana serta prasarana, kondisi sekolah, letak geografis sekolah, jumlah pendidik di sekolah yang telah di sebutkan, keejahteraan guru serta lain-lain
rasanya Amat tidak lebih bijak andai cuma guru yng bertanggung jawab yang dengannya mutu pendidikan di negeri ini, andai admin boleh mengajukan pertanyaan, apakah KEMENDIKBUD tak punya andil dalam peningkatan mutu pendidikan?
benar, andai dikatakan guru merupakan ujung tombak pendidikan, namun bukan bearti guru bisa dan merta menaikan mutu pendidikan tanpa bantuan pemerintah serta instansi terkait
bicara soal kompetensi guru, UKG hanyalah satu dari sekian banyaknya tolak ukur, bukan tolak ukur mutlak dari kompetensi guru, lantaran UKG hanyalah sebuah tes teori, dalam pendidikan pinter teori itu cuma faktor penunjang kedua, penunjang utama yng Perlu dimiliki guru merupakan cerdas dalam mengajar serta mendidik. bahasa kerennya, cerdas dalam mentrasnfer ilmu
belum lagi masalah kesejahteraan guru non pns, apa mungkin guru cuma akan berfokus pada mengajar sedangkan setiap bulan orang-orang cuma digaji 200-750, andai cuma mengandalkan guru pns, jangankan menaikan mutu pendidikan, sekolah malah mampu tak berjalan, lantaran jumlah guru pns masih sangat-sangat tidak lebih, lebih-lebih di daerah pelosok. di sekolah saya saja, cuma saya guru yng berstatus pns, 6 guru lain-lainnya berstatus guru kontrak.
belum lagi masalah kurikulum yng hampir tiap ubah menteri ubah pula kurikulum, disaat kurikulum lama baru efektif diterapkan, guru Perlu mengawali kembali yang dengannya kurikulum baru, akhirnya terkendala yang dengannya buku penunjang, terkendala yang dengannya sosialisasi serta pelatihan-pelatihan
jadi #disinilah lucunya negeriku era mendengar argumen dari bapak DIRJEN DIKDASMEN KEMENDIKBUD
gimana pendapat bapak ibu?
SALAM GURU INDONESIA

Sumber Rujukan Dan Gambar : http://negaramendidik.blogspot.com/2015/09/info-guru-suara-sumbang-dirjen.html

Seputar INFO GURU: SUARA SUMBANG DIRJEN DIKDASMEN KEMENDIKBUD UNTUK GURU HONORER

Advertisement

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Cari Artikel Selain INFO GURU: SUARA SUMBANG DIRJEN DIKDASMEN KEMENDIKBUD UNTUK GURU HONORER